Ini kisah yang disampaikan Imam Ghazali di akhir Kitab Ihya Ulumiddin. Ada dua orang ahli neraka dipanggil Allah. Lalu Allah bertanya: "Bagaimana, enak di neraka?" Tentu saja kedua orang tadi menjawab: "Tentu saja tidak enak ya, Allah." Lalu Allah menerintah: "Kalau begitu balik lagilah ke neraka."
Orang pertama langsung lari sekencang-kencangnya ke neraka. Allah bertanya: "Kenapa kamu mau balik lagi ke neraka?" Orang itu menjawab: "Dulu di dunia aku tidak patuh kepada-Mu. Sekarang aku patuh kepada perintah-Mu." Lalu Allah bersabda: "Masuklah ke dalam surga-Ku."
Sementara orang kedua ketika disuruh kembali ke neraka ragu-ragu. Allah bertanya: "Kenapa kamu ragu-ragu kembali ke neraka?" Dia menjawab: "Aku tadi khusnudzan mau Engkau masukkan ke dalam surga-Mu ya, Allah." Lalu Allah bersabda: "Karena khusnudzanmu silakan masuk surga-Ku."
Ini ada dua sikap yang lahiriyahnya bertolak belakang tetapi dua-duanya dibenarkan oleh Allah. Maka yang paling penting bukan sikapnya saja tetapi NIAT di balik sikap itu.
Note:
Sikap dan perilakumu haruslah didorong oleh NIAT karena Allah. Bisa jadi berbeda tetapi sama-sama benar.
#mustamirpedak
No comments:
Post a Comment