Hayatilah puisi ini:
Bertahun-tahun ku ketuk pintu-Mu
Lama sekali tidak terbuka
Dan tatkala pintu itu terbuka
Aku baru sadar bahwa aku mengetuknya dari dalam.
(Jalaluddin Rumi)
Ini adalah metafora bahwa sesungguhnya kamu selalu berada dalam rengkuhan kasih sayang-Nya hanya kamu yang belum menyadari-Nya.
Seperti puisi yang pernah saya buat:
Allah Sudah Kamu Yang Belum
Allah itu sudah menyayangimu hanya kamu saja yang belum sadar disayangi.
Allah itu sudah mencintaimu hanya kamu saja yang belum sadar dicintai.
Allah itu sudah memberimu petunjuk hanya kamu saja yang belum sadar diberi petunjuk.
Allah itu sudah memberimu rejeki hanya kamu saja yang belum sadar diberi rejeki.
Dia itu sudah.
Kamu saja yang belum.
#ngajibahagia
#mustamirpedak
No comments:
Post a Comment