Ketika ditanya tentang kasus bunuh dirinya Michael Jackson (Penyanyi) dan Robin William (pelawak) seorang psikolog terkenal (saya lupa namanya) menjawab:
Jangan kau tutupi rasa sakit dan luka hatimu (kesedihan, kekecewaan atau kemarahanmu) dengan tertawa dan bernyanyi!!
Temuilah luka hatimu seperti layang-layang menyambut terpaan angin atau seperti peselancar menyambut hempasan gelombang.
Temuilah rasa sakit dan luka hati itu seperti seorang murid menemui gurunya. Rasa sakit dan luka hati sesungguhnya guru terpenting bagi kehidupan.
#ngajibahagia
Banyak orang menutup-nutupi luka hatinya dg mencari pelampiasan berupa kesenangan2 duniawi. Mereka tertawa atau bernyanyi hanya untuk menutup-nutupi luka hatinya. Tertawa dan nyanyiannya hanya kepura-puraan saja. Tertawa dan nyanyiannya sesungguhnya menunjukkan sikap takut dan kepengecutan. Mereka tidak cukup nyali untuk menghadapi masalah-masalah hidupnya.
Seharusnya kita berani nenghadapi luka itu sebagai pembelajaran penting dalam pendewasaan diri.
Tanya: Ngapunten badhe nyuwun pirsa, jampinipun menika menapa Ustadz Mustamir Pedak? Bahkan karena di Jepang angka kematian karena bunuh diri meningkat maka diangkatlah sebuah menteri baru yaitu Menteri Kesepian 🤔
Jawab: Mboten wonten jampi ingkang langkung cespleng nglangkungi jampi setunggal punika: JAMPI TAUHID.
Komen:: ما شاء الله 🤲🏼🙏🏼
No comments:
Post a Comment