Inti dari dzikir adalah mengistirahatkan pikiran dari konflik.
Yakni mengistirahatkan pikiran dari konflik baik-buruknya realitas hidupmu.
Dzikir mengistirahatkan pikiran dari:
‐ Sedikit banyaknya materimu
- Tinggi rendahnya posisimu
- Kuat lemahnya tubuhmu
- Luas sempitnya ilmumu
Dzikir membawamu melampaui sedikit-banyak, tinggi-rendah, kuat-lemah, atau luas-sempit karena dzikir membuatmu dipeluk oleh Dia Yang Maha Tak Terbatas.
#mustamirpedak
#ngajibahagia
Tanya: Untuk bisa dzikir it gmn caranya pak ustadz? Biasany dzikir hanya di mulut saja sedangkan pikiran masih saja riyuh
Jawab: Berlatihlah membatasi interpretasi, Mbak
Interpretasi itu kerja pikiran yang jika tdk terkontrol maka akan riuh
Contoh:
Wajahnya memerah dan cemberut.
Memerah itu obyektif.
Cemberut itu interpretasi.
Berlatih dzikir itu berlatih mengontrol interprerasi.
No comments:
Post a Comment