#mustamirpedak
Sebagaimana memaafkan memberi pun ada 3 level:
1. Memberi agar
2. Memberi karena
3. Memberi tidak merasa
1. Memberi agar
Ini bukan salah atau buruk tetapi kurang indah. Kamu memberi agar dibalas diberi. Kamu memberi agar diberi. Entah diberi hadiah materi sebagaimana orang bersedekah berharap balasan materi berlipat-lipat. Bisa juga kamu memberi agar yang kamu beri memberimu ucapan terima kasih. Atau kamu memberi agar kamu dicitrakan sebagai sang dermawan.
2. Memberi karena
Kamu memberi karena merasa memiliki. Kamu merasa memiliki uang lalu kamu memberi orang lain uang. Kamu merasa memiliki ilmu lalu memberi orang lain ilmu. Kamu merasa memiliki kekuasaan lalu kamu memberi perlindungan. Pendek kata kamu memberi karena kamu merasa memiliki. Ini tentu tidal salah, tidak buruk, dan tidak keliru. Tetapi jika pandangan batinmu melihat dengan penuh kerendahan hati kamu akan tersadar bahwa kamu masih dipengaruhi oleh egomu. Kamu masih merasa memiliki.
3. Memberi tidak merasa
Benarkah uang itu milikmu? Bukankah hakikatnya itu hanya sekedar amanah Tuhan? Benarkah ilmu itu milikmu? Bukankah itu hanya sekedar titipan-Nya? Benarkah kekuasaan itu milikmu? Bukankah itu sekedar pemberian-Nya? Kamu tidak memiliki apa-apa. Bahkan hidup matimu adalah milik-Nya semata. Lalu bagaimana mungkin kamu merasa memberi? Tidak, kamu tidak pernah memberi apapun. Kamu tidak pernah memiliki apa-apa. Kamu tidak pernah memberi apapun.
No comments:
Post a Comment